Followers

Tampilkan postingan dengan label pascal. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pascal. Tampilkan semua postingan

Jumat, 04 November 2011

Pernyataan Logika / Penyeleksian Kondisi / Rumus IF - Turbo Pascal 7

Tingkat 1 _________________________________

If (Syarat) Then
(yang dilakukan saat syarat terpenuhi);

Keterangan :
Pernyataan Logika yang jika syaratnya terpenuhi, akan dikerjakan satu perintah. Jika syarat tidak terpenuhi, tidak dikerjakan sesuatu.

Contoh :

If A:=10 Then
WriteLn('Selamat. Anda benar.');


Tingkat 2 _________________________________

If (Syarat) Then
(yang dilakukan saat syarat terpenuhi)
Else
(yang dilakukan saat syarat tidak terpenuhi);

Keterangan :
Pernyataan Logika yang jika syaratnya terpenuhi, akan dikerjakan satu perintah. Jika syarat tidak terpenuhi, akan dikerjakan satu perintah lainnya.

Contoh :

If A:=10 Then
WriteLn('Selamat. Anda benar.')
Else
WriteLn('Anda belum beruntung.');


Tingkat 3 _________________________________

If (Syarat) Then
Begin
(yang dilakukan saat syarat terpenuhi);
(...);
End
Else
(yang dilakukan saat syarat tidak terpenuhi);

Keterangan :
Pernyataan Logika yang jika syaratnya terpenuhi, akan dikerjakan beberapa perintah. Jika syarat tidak terpenuhi, akan dikerjakan satu perintah lainnya.

Contoh :



If B<>0 Then
Begin
H:=A/B;
WriteLn;
WriteLn('Harga H = ',H:13:2);
End
Else
WriteLn('Harga H Imajiner.');


Tingkat 4 _________________________________

If (Syarat) Then
Begin
(yang dilakukan saat syarat terpenuhi);
(...);
End
Else
Begin
(yang dilakukan saat syarat tidak terpenuhi);
(...);
End;

Keterangan :
Pernyataan Logika yang jika syaratnya terpenuhi, akan dikerjakan beberapa perintah. Jika syarat tidak terpenuhi, akan dikerjakan beberapa perintah lainnya.

Contoh :



If B<>0 Then
Begin
H:=A/B;
WriteLn;
WriteLn('Harga H = ',H:13:2);
End
Else
Begin
WriteLn;
WriteLn('Harga H Imajiner.');
WriteLn('Harga B tidak boleh NOL.');
WriteLn('Silahkan coba lagi.');
End;


Tingkat 5.A _________________________________

If (Syarat1) Or (Syarat2) Then
Begin
(yang dilakukan saat salah satu syarat terpenuhi);
(...);
End
Else
Begin
(yang dilakukan saat kedua syarat tidak terpenuhi);
(...);
End;

Keterangan :
Pernyataan Logika yang jika salah satu syaratnya terpenuhi, akan dikerjakan beberapa perintah. Jika kedua syarat tidak terpenuhi, akan dikerjakan beberapa perintah lainnya.

Contoh :



If (B<0) Or (C=0) Then Begin WriteLn; WriteLn('Harga H Imajiner.'); WriteLn('Harga B tidak boleh kurang dari NOL dan.'); WriteLn('Harga C tidak boleh NOL.'); End Else Begin H:=SQRT(B)/C; WriteLn; WriteLn('Harga H = ',H:13:2); End; Tingkat 5.B _________________________________ If (Syarat1) And (Syarat2) Then Begin (yang dilakukan saat Kedua syarat terpenuhi); (...); End Else Begin (yang dilakukan saat salah satu / kedua syarat tidak terpenuhi); (...); End; Keterangan : Pernyataan Logika yang jika kedua syaratnya terpenuhi, akan dikerjakan beberapa perintah. Jika salah satu syarat tidak terpenuhi, akan dikerjakan beberapa perintah lainnya. Contoh : If (B>=0) And (C<>0) Then
Begin
H:=SQRT(B)/C;
WriteLn;
WriteLn('Harga H = ',H:13:2);
End
Else
Begin
WriteLn;
WriteLn('Harga H Imajiner.');
WriteLn('Harga B tidak boleh kurang dari NOL dan.');
WriteLn('Harga C tidak boleh NOL.');
End;

Tingkat 5.C* _________________________________

Rumus Umum, sama seperti Tingkat 5.A

Keterangan :
Pernyataan Logika yang memadukan model-model di atas. Hasil yang diperoleh dari pernyataan seperti ini akan menampilkan hasil yang lebih akurat dan efisien.

Contoh :



If (B<0) Or (C=0) Then Begin WriteLn; If B<0 Then WriteLn('Harga B tidak boleh kurang dari NOL.'); If C=0 Then WriteLn('Harga C tidak boleh NOL.'); WriteLn('Harga H Imajiner.'); End Else Begin H:=SQRT(B)/C; WriteLn; WriteLn('Harga H = ',H:13:2); End; Tingkat 5.D* _________________________________ Rumus Umum, sama seperti Tingkat 5.B Keterangan : Pernyataan Logika yang memadukan model-model di atas. Hasil yang diperoleh dari pernyataan seperti ini akan menampilkan hasil yang lebih akurat dan efisien. Contoh : If (B>=0) And (C<>0) Then
Begin
H:=SQRT(B)/C;
WriteLn;
WriteLn('Harga H = ',H:13:2);
End
Else
Begin
WriteLn;
If B<0 Then
WriteLn('Harga B tidak boleh kurang dari NOL.');
If C=0 Then
WriteLn('Harga C tidak boleh NOL.');
WriteLn('Harga H Imajiner.');
End;

Minggu, 30 Oktober 2011

Pengertian Struktur Data

Struktur data adalah cara menyimpan atau merepresentasikan data didalam komputer agar bisa dipakai secara efisien. Sedangkan data adalah representasi dari fakta dunia nyata. Fakta atau keterangan tentang kenyataan yang disimpan, direkam atau direpresentasikan dalam bentuk tulisan, suara, gambar, sinyal atau simbol.

Secara garis besar type data dapat dikategorikan menjadi:
Type data sederhana.

* Type data sederhana tunggal, misalnya Integer, real, boolean dan karakter.
* Type data sederhana majemuk, misalnyaString

Struktur Data, meliputi:

* Struktur data sederhana, misalnya array dan record.
* Struktur data majemuk, yang terdiri dari:

Linier : Stack, Queue, sertaList dan Multilist
Non Linier : Pohon Biner dan Graph

Pemakaian struktur data yang tepat didalam proses pemrograman akan menghasilkan algoritma yang lebih jelas dan tepat, sehingga menjadikan program secara keseluruhan lebih efisien dan sederhana.
Struktur data yang standar yang biasanya digunakan dibidang informatika adalah:
* List linier (Linked List) dan variasinya
* Multilist
* Stack (Tumpukan)
* Queue (Antrian)
* Tree ( Pohon)
* Graph ( Graf )

REVIEW RECORD (REKAMAN)
Disusun oleh satu atau lebih field. Tiap field menyimpan data dari tipe dasar tertentu atau dari tipe bentukan lain yang sudah didefinisikan sebelumnya. Nama rekaman ditentukan oleh pemrogram.

Rekaman disebut juga tipe terstruktur.

Minggu, 23 Oktober 2011

Dasar Program Pascal

Unsur-unsur Pemrograman
a. Mendapatkan data dengan membaca data dari default input (key board, file atau sumber data lainnya).
b. Menyimpan data ke dalam memori dengan struktur data yang sesuai,
c. Memproses data dengan instruksi yang tepat.
d. Menyajikan atau mengirimkan hasil olahan data ke default output (monitor, file atau tujuan lainnya).

Nama yang dipergunakan du dalam program Pascal disebut dengan pengenal atau Identifier. Identifier digunakan untuk nama: Program, Sub-program (procedure dan function), nama: Variable, Constant, Type, Label.
Nama-nama ini digunakan untuk pemakaian dan pemanggilan dalam program. Ketentuan penulisan identifier
a. Nama identifier harus dimulai dengan karakter huruf alfabet: a sampai z, A sampai Z atau karakter ‘_’ (underscore – garis bawah)
b. Karakter berikutnya boleh karakter numerik (0 .. 9) atau kombinasi alphanumerik (huruf-numerik).
c. Panjang nama, pada berbagai versi Pascal umumnya antara 32 – 63.
d. Tidak boleh menggunakan karakter istimewa: + – * / | \ = < > [ ] . , ; : ( ) ^ @ { } $ # ~ ! % & ` ” ‘ dan ? Contoh penulisan:
Penulisan yang benar: NamaMahasiswa, Gaji_Karyawan, PX4, dll.
Penulisan yang salah: 3X, A & B, C Z dll.

Variable adalah identifier yang berisi data yang dapat berubah-ubah nilainya di dalam program. Deklarasi Variable adalah :
a. Memberikan nama variabel sebagai identitas pengenal
b. Menentukan tipe data variabel
Contoh deklarasi variabel: var X : integer;
R : real;
C : char;
T : boolean;
Konstanta adalah identifier yang berisi data yang nilainya tidak berubah di dalam program.
Deklarasi Konstanta adalah:
a. Memberikan nama konstanta sebagai identitas pengenal
b. Menentukan nilai konstanta
Contoh deklarasi konstanta: conts MaxSize = 100; {integer}
ExitC = ‘Q’; {char}

Reserved Words atau kata-kata cadangan pada Pascal adalah kata-kata yang sudah didefinisikan oleh Pascal yang mempunyai maksdu tertentu.Suatu Unit adalah kumpulan dari konstanta, tipe-tipe data, variabel, prosedur dan fungsi-fungsi. Unit standar pada Pascal yang bisa langsung digunakan adalah System, Crt, Printer Dos dan Graph. Untuk menggunakan suatu unit, maka kita harus meletakkan clausa atau anak kalimat Uses di awal blok program, diikuti oleh daftar nama unit yang digunakan. Pada materi ini yang akan dibahas adalah unit Crt. Unit ini digunakan untuk memanipulasi layar teks (windowing, peletakan cursor di layar, Color pada teks, kode extended keyboard dan lain sebagainya.



Beberapa Statemen Turbo Pascal

Statemen adalah perintah untuk pengerjaan program pascal.
Statemen terletak di bagian deklarasi statemen dengan diawali oleh kata cadangan BEGIN dan diakhiri dengan kata cadangan END. Akhir dari setiap statemen diakhiri dengan titik koma [;].
Statemen statemen dalam bahasa Pascal terdiri dari pernyataan yang berupa fungsi dan prosedur yang telah disediakan sebagai perintah standar Turbo Pascal.

1. Statemen-statemen yang digunakan untuk input/output.

# Read/Readln [prosedur].

Perintah ini digunakan untuk memasukkan [input] data lewat keyboard ke

dalam suatu variabel.

Sintaks: Read/Readln(x); (ingat, selalu diakhiri dengan titik koma [;])

Keterangan : x = variabel.

Read = pada statemen ini posisi kursor tidak

pindah ke baris selanjutnya.

Readln = pada statemen ini posisi kursor akan

pindah ke baris selanjutnya setelah di

input.

# Write/Writeln [prosedur].

Digunakan untuk menampilkan isi dari suatu nilai variable di

layar.

Sintaks: Write/Writeln(x);

Keterangan : x = variabel.

Write/Writeln= statement ini digunakan untuk mencetak variable ke dalam monitor

2. Statemen-statemen yang digunakan untuk pengaturan letak layar.

# ClrScr [prosedur].

Perintah ini digunakan untuk membersihkan layar.

sintaks: ClrScr; 􀃆[Clear screen]

Tipe Data dan Operator

Tipe Data menunjukkan suatu nilai yang dpat digunakan oleh sutu variable yang bersangkutan.
Tipe Data dalam Pascal :
1. Tipe Data Sederhana, terdiri dari :
a. Tipe data standar :
– integer : merupakan tipe data berupa bilangan bulat
- real : merupakan jenis bilangan pecahan
– char : merupakan karakter yg ditulis diantara tanda petik tunggal. Ex : ‘A’, ‘a’, ’5′ dll
– string : merupakan urut-urutan dari karakter yang terletak di antara tanda petik tunggal.
– boolean : merupakan tipe data logika, yang berisi dua kemungkinan nilai: TRUE atau FALSE .
b. Tipe data didefinisikan pemakai
2. Tipe Data Terstruktur, terdiri dari :
a. Array
b. Record
c. File
d. Set
3. Tipe Data PointerOperator
Tanda operasi (operator) di dalam bahasa Pascal di kelompokkan dalam :
1. Assignment operator (operator pengerjaan) menggunakan simbol titik dua diikuti oleh tanda sama dengan (:=). Contoh –> A:=B;

2. Binary operator digunakan untuk mengoperasikan dua buah operand yang berbentuk konstanta ataupun variable. Operator ini digunakan untuk operasi arithmatika yang berhubungan dgn nilai tipe data Integer dan Real. Operasi yang dilakukan adalah : Pertambahan (+), Pengurangan (-), Perkalian (*), Pembagian Bulat (DIV), Pembagian Real (/) dan Modulus atau Sisa Pembagian (MOD)

3. Unary operator, operator ini menggunakan sebuah operand saja dapat berupa unary minus dan unary plus. Contoh : +2.5, a+(+b) dll

4. Bitwise operator digunakan untuk operasi bit per bit pada nilai integer.
Operator yang digunakan (NOT, AND, OR, XOR, Shl, Shr

Minggu, 16 Oktober 2011

PEMROGRAMAN PASCAL

KOMPUTER DAN BAHASA PEMROGRAMAN
Komputer adalah suatu mesin yang melakukan tugas yang sederhana berdasar instruksi-instruksi tertentu. Karena tugas ini dapat dilakukan dengan kecepatan dan ketelitian yang sangat tinggi menjadikan komputer sebagai peralatan yang sangat berguna. Namun demikian untuk dapat menggunakan komputer tersebut sebenarnya sangat sulit, dikarenakan perintah-perintah yang digunakan (perintah-perintah ini disebut program) harus berupa kode-kode biner (yaitu 1 dan 0), hal ini karena komputer menggunakan bahasa mesin sebagai bahasa dasar, yang didalamnya merupakan penggabungan dari karakter 0 dan 1.
Saat ini kita dapat berkomunikasi dengan komputer menggunakan bahasa yang kita mengerti. Hal ini dapat dilakukan karena para ahli telah berhasil membuat kamus yang disebut dengan bahasa pemrograman yang akan menterjemahkan bahasa yang kita buat menjadi bahasa mesin. Kamus ini disebut dengan kompiler. Proses penterjemahan bahasa manusia ke bahasa mesin disebut dengan kompilasi. Adapun bahasa-bahasa pemrograman antara lain:
FORTRAN(1950)
BASIC(1960)
Lisp(1950)
Prolog(1970)
Ada(1970)
SmallTalk(1970)
Pascal(1970)
C(1970)
C++(1980)









PEMROGRAMAN BAHASA PASCAL
Bahasa Pascal dirancang oleh Niclaus Wirth pada tahun 1970. Turbo Pascal merupakan salah satu versi bahasa pascal yang dikembangkan oleh Borland International. Bahasa Pascal merupakan bahasa tingkat tinggi (High Level Languange) yaitu bahasa pemrograman yang mudah dipahami oleh manusia. Pascal merupakan pemrograman terstruktur yang tersusun atas sejumlah blok. Blok-blok yang kecil selanjutnya dapat dapat dipakai untuk membuat blok yang lebih besar. Blok ini lebih dikenal dengan sebutan subprogram, yang dibedakan atas prosedur dan fungsi.

Judul program,Bagian Pernyataan/Terproses,Bagian deklarasi

1. Judul program
Judul program ini digunakan untuk memberi nama program dan sifatnya
optional. Jika ditulis harus terletak pada awal dari program dan diakhiri dengan titik
koma (;).
Contoh penulisan judul program :
PROGRAM latihan;
PROGRAM latihan(input,output);
PROGRAM lat_1;
PROGRAM lat_satu(output);

2.Bagian Pernyataan/Terproses
Bagian ini adalah bagian yang akan terproses dan terdapat dalam suatu blok yang
diawali dengan BEGIN dan diakhiri dengan END (penulisan END diikuti dengan
tanda titik).
Bagian ini berisi pernyataan / statamen yang merupakan instruksi program.
Setiap statemen diakhiri dengan tanda titik koma (;).
Bentuk umumnya adalah sbb :
BEGIN
...
statemen;
statemen;
...
END.

3. Bagian deklarasi
Bagian ini menjelaskan / memperkenalkan secara rinci semua data yang akan
digunakan pada suatu program. Dalam penulisannya tidak boleh sama dengan kata-kata
cadangan (reserved words) dan selalu diakhiri dengan titik koma (;).
a.Deklarasi label
Deklarasi label digunakan Jika pada penulisan program akan menggunakan
statemen GOTO (untuk meloncat ke suatu statement tertentu).
Contoh :
PROGRAM cetak;
LABEL satu,akhir;
BEGIN
WRITELN('UNIVERSITAS');
GOTO SATU;
WRITELN('SERANG');
satu:
WRITELN('RAYA');
GOTO akhir;
akhir:
END.
Bila program di atas dijalankan, output sbb :
UNIVERSITAS
SERANG
RAYA


b.Deklarasi konstanta
Deklarasi ini digunakan untuk mengidentifikasikan data yang nilainya
sudah ditentukan dan pasti, tidak dapat dirubah dalam program.
Contoh :
PROGRAM CETAK_2(OUTPUT);
CONST a = 50; (* selalu menggunakan tanda = *)
b = 'INDONESIA Merdeka';
BEGIN
WRITELN(a,' TAHUN ');
WRITELN(b);
END.
Bila program dijalankan, output sbb :
50 tahun
INDONESIA Merdeka
c.Deklarasi tipe
Deklarasi ini digunakan untuk menyebutkan tipe setiap data yang akan
digunakan pada program Pascal. Tipe data menentukan jangkauan nilai yang mungkin
dari data yang digunakan
Contoh :
PROGRAM SATU;
TYPE bulat = INTEGER; { selalu menggunakan = }
hasil,pecahan = REAL;
ket = STRING[20];
BEGIN
pecahan := 2.52;
bulat := 2;
hasil := pecahan + bulat;
ket := 'hasil penjumlahan = ';
WRITE(ket,hasil:4:2);
END.
Output program, sbb : hasil penjumlahan = 4.52
d.Deklarasi variabel/perubah
Deklarasi ini berisi data-data yang bisa berubah-ubah nilainya di dalam program.
Deklarasi variabel harus di letakkan setelah deklarasi tipe (jika ada).
Contoh :
VAR satu : INTEGER;
dua : INTEGER;
a : REAL;
b : REAL; { selalu menggunakan : }
BEGIN
satu := 5;
dua := 4;
a := 2.3;
b := 5+4*2.3; { hasil real }
WRITE('hasil = ',b:4:1);
END.
Output program : hasil = 14.2
Program diatas bisa ditulis sbb :
VAR satu,dua : INTEGER;
a,b : REAL;
BEGIN
...
statement;
...
END.
Contoh jika terdapat deklarasi tipe :
TYPE
bilangan = integer;
VAR
satu,dua,a : bilangan;
b : real;
BEGIN
...
statement;
...
END.
e.Deklarasi prosedur dan Fungsi
Program dapat dibagi menjadi beberapa bagian/subprogram, yang terdiri
dari satu program utama dan satu / lebih program bagian (bisa berupa prosedur /
fungsi). Deklarasi prosedure/ fungsi terletak pada subprogram yang menggunakannya.

Struktur Program Pascal

Secara ringkas, struktur suatu program Pascal dapat terdiri dari :
1. Judul Program
2. Tubuh Program
Tubuh program dibagi menjadi dua bagian utama :
a. Bagian deklarasi
- deklarasi label
- deklarasi konstanta
- deklarasi tipe
- deklarasi variabel/perubah
- deklarasi prosedur
- deklarasi fungsi
b. Bagian Pernyataan/Terproses
Cat : baris-baris komentar untuk memperjelas program diletakkan diantara tanda (*
dan *) atau { dan } .

Menu dalam Pascal

a. File (Alt-F)
Load / Pick : untuk mengambil program yang sudah ada di disk kerja.
New : untuk membuat program baru.
Save : untuk menyimpan program.
Write to : untuk merekam program ke suatu file.
Directory : untuk menampilkan directory.
Change dir : untuk mengganti direktory yang aktif.
OS Shell : untuk menjalankan perintah-printah DOS
Quit : mengakhiri turbo Pascal dan kembali keprompt DOS
b. Edit (Alt-E)
Digunakan untuk keperluan memperbaiki program.
c. Run (Alt-R)
Digunakan untuk menjalankan program yang ada dijendela edit.
d. Compile (Alt-C)
Digunakan untuk mengkompilasi program.
Destination Memory (disimpan di memory).
Destination Disk (disimpan di disk dengan ext .EXE).
e. Options (Alt-O)
Digunakan untuk mengatur/menentukan kembali bagaimana F1-help, F2-Save
F3-new file, F4-import data, F9-expand, F10-contract dan Esc-exit integrated environment
bekerja.
f. Debug dan Break/Watch (Alt-D & Alt-B)
Digunakan untuk melacak program.mengaktifkan Debug & Break/Watch.
**Cat : tekan Esc untuk meninggalkan menu.

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More