Followers

Tampilkan postingan dengan label deskop. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label deskop. Tampilkan semua postingan

Selasa, 15 November 2011

PENGENALAN PROGRAM C++

A. Hello World
Berikut ini contoh program C++ yang sederhana
#include
void main()
{
cout << “Hello world.\n”; } Setelah dicompile dan dirun, hasilnya adalah muncul pada layar Hello World. B. Fungsi main()
Program C++ memang tidak akan pernah lepas dari suatu fungsi/function. Hal ini
karena merupakan ciri OOP. Sebuah program C++ minimal memiliki satu fungsi
yaitu main(). Fungsi ini merupakan awal program utama. Tulisan main()
merupakan nama fungsi, sedangkan bagian yang diapit dengan { dan } disebut
blok (tubuh fungsi). Dalam hal ini { merupakan tanda awal blok dan } adalah
tanda akhir blok. Seperti halnya dalam Pascal, { dalam Pascal identik dengan
BEGIN, sedangkan } identik dengan END. Perintah void bermakna bahwa fungsi
main() tidak mengembalikan nilai/value.
Cara penulisan fungsi main() tidak mutlak seperti di atas. Berikut ini cara
penulisan yang lain
#include
int main()
{
cout << “Hello world.\n”; return 0; } C. Statement
Perintah cout << “Hello world.\n”; merupakan salah satu contoh statement. Perintah tersebut digunakan untuk mencetak tulisan pada layar. Setiap statement harus diakhiri dengan ; Hal yang menjadi catatan penting di sini bahwa program C++ bersifat Case Sensitive, artinya huruf besar dan kecil dianggap beda. Tanda \n digunakan untuk pindah baris. D. File Header
Pada contoh di atas, iostream.h disebut file header. File header tersebut
diperlukan agar perintah cout bisa dijalankan. Apabila file header tersebut
dihapus, maka akan terjadi error. Untuk mengakses file header, digunakan
perintah #include , atau #include “file header”.
Dalam suatu program bisa jadi melibatkan lebih dari satu file header.
Catatan:
Perintah cout << “Hello world.\n”; dapat diganti dengan printf(“Hello world.\n”); Akan tetapi untuk bisa menggunakan printf diperlukan file header stdio.h E. Menghapus Layar
Dalam C++, perintah clrscr() ; digunakan untuk menghapus/membersihkan
layar. Perintah ini akan bisa dijalankan setelah ditambahkan file header conio.h
#include
#include
void main()
{
clrscr();
cout << “Hello world.\n”; } F. Komentar
Anda dapat menambahkan komentar pada program Anda. Berikut ini style untuk
menambah komentar.
// ----------------------------------
// ini adalah komentarku yang pertama
// ----------------------------------
atau
/* ----------------------------------
ini adalah komentarku yang pertama
---------------------------------- */

ELEMEN DASAR C++

A. Identifier (Pengenal)
Pengenal adalah suatu nama yang biasa dipakai dalam pemrograman untuk
menyatakan variabel, konstanta, tipe data, dan fungsi.
Aturan untuk penulisan identifier sama dengan aturan dalam pascal, antara lain:
- Tidak boleh dimulai dengan karakter non huruf
- Tidak boleh ada spasi
- Tidak boleh menggunakan karakter-karakter
~ ! @ # $ % ^ & * ( ) + ` - = { } [ ] : " ; ' < > ? , . / |
- Tidak boleh menggunakan reserved words yang ada dalam C++.
B. Tipe Data
Berikut ini tipe data yang ada dalam C++
Tipe data bilangan bulat:
- char
- int (integer)
- short (short integer)
- long (long integer)
Tipe data bilangan real:
- float (real)
- double (real double)
- long double
Selain itu terdapat juga tipe data unsigned
Tipe data bilangan bulat:
- unsigned char
- unsigned int (integer)
- unsigned short (short integer)
- unsigned long (long integer)
Tipe data unsigned mirip dengan yang bukan unsigned. Bedanya adalah tipe data
unsigned tidak mengenal bilangan negatif (nilainya selalu posisif).
C. Deklarasi Variabel
Seperti halnya Pascal, variabel yang digunakan dalam program harus
dideklarasikan terlebih dahulu. Pengertian deklarasi di sini yaitu mengenalkan
variabel ke program dan menentukan tipe datanya.
Berikut ini contoh pendeklarasian variabel:
int jumlah;
float harga_satuan, variabel1;
char saya, kamu;
D. Assignment
Proses assignment adalah proses pemberian nilai kepada suatu variabel yang
telah dideklarasikan.
Berikut adalah contoh assignment:
Jumlah = 10;
Harga_satuan = 23.456;
Saya = ‘B’;
Kamu = ‘2’;
Berikut ini contoh program yang menggambarkan deklarasi variabel dan
assignment.
#include
#include
void main()
{
int var1, var2, var3;
char karakter;
var1 = 10;
var2 = 5;
var3 = var1 + var2;
karakter = ‘D’;
cout << “Nilai var3 = ” << var3 << “\n”; cout << “Nilai karakter = ” << karakter; getch(); } contoh berikutnya yang melibatkan tipe data real dan memformat tampilan presisi. #include "conio.h"; #include "iostream.h"; #include "iomanip.h"; void main() { clrscr(); double real; real = 182.2182713674821746; cout << setprecision(12); cout << "Nilai real = " << real; getch(); } E. Konstanta
Untuk pendeklarasian konstanta dalam C++ mirip dengan Pascal. Sintaksnya
adalah:
const tipe_data nama_konstanta = value;
Contoh:
const float phi = 3.141592;
Berikut ini contoh program C++ untuk mencari luas dan keliling lingkaran dengan
jari-jari 7.2;
#include
#include
#include
void main()
{
const float phi = 3.141592;
float jari_jari, keliling, luas;
jari_jari = 7.2;
luas = phi * jari_jari * jari_jari;
keliling = 2 * phi * jari_jari;
cout << setpresicion(5);
cout << “Luas lingkaran adalah ” << luas << “satuan luas \n”;
cout << “Keliling lingkaran adalah ” << keliling << “satuan
panjang \n”;
getch();
}

Program C++

Program C++ dapat dibuat menggunakan sebarang editor teks maupun editor
sekaligus compilernya. Program utama berekstensi (.CPP). Pada saat kompilasi
program utama bersama dengan file header (.h) akan diterjemahkan oleh
compiler menjadi file obyek (.OBJ). Selanjutnya file obyek ini bersama-sama
dengan file obyek lain dan file library (.LIB) dikaitkan menjadi satu oleh linker.
Hasilnya adalah file (.EXE) executable.

Object Oriented Programming (OOP)

Ide dasar OOP adalah mengkombinasikan data dan fungsi untuk mengakses data
menjadi sebuah kesatuan unit. Unit ini dikenal dengan obyek. Sebagai gambaran
untuk mempurmudah memahaminya, obyek sebenarnya dapat mencerminkan
pola kerja manusia sehari-hari. Sebuah obyek dapat diibaratkan sebagai
departemen di dalam sebuah perusahaan bisnis, misalnya departemen
- penjualan
- akunting
- personalia
Pembagian departemen dalam perusahaan merupakan upaya untuk memudahkan
pengoperasian perusahaan. Sebagai gambaran, jika Anda seorang manajer
penjualan di kantor pusat ingin mengetahui data para salesmen di kantor cabang,
apa yang Anda lakukan? Langkah yang Anda tempuh pasti bukan datang ke
kantor cabang dan mencari data-data tersebut. Untuk memudahkan tugas Anda
cukup Anda menyuruh sekretaris untuk meminta informasi. Masalah bagaimana
dan siapa yang mencarikan bukanlah urusan Anda. Analogi dengan hal itu, kalau
seseorang bermaksud menggunakan obyek, ia cukup mengirim pesan ke obyek
dan obyek itu sendiri yang akan menanganinya.

C++ dan C

Berbicara tentang C++ dan C sebagai bahasa pendahulunya, C
merupakan termasuk bahasa pemrograma n tingkat menengah.
Pencipta C adalah Brian W. Kernighan dan Dennis M. Ritchie
pada tahun 1972. C merupakan bahasa pemrograman
terstruktur yang membagi program ke dalam sejumlah blok
(sub program). Tujuannya adalah untuk memudahkan dalam
pembuatan dan pengembangan program. Program yang ditulis
dengan C mudah sekali dipindahkan dari satu jenis mesin ke mesin lain. Hal ini
karena adanya standarisasi C yaitu ANSI (American National Standards Institute)
yang menjadi acuan para pembuat compiler C.
C++ diciptakan satu dekade setelah C. C++ diciptakan oleh Bjarne Stroustroup
dari Laboratorium Bell, AT&T pada tahun 1983. Pada awalnya C++ diberi nama
“A better C”. Nama C++ sendiri diberinama oleh Rick Mascitti. Adapun tanda ++
berasal dari operator increment pada bahasa C.
Keistimewaan C++ adalah karena bahasa ini mendukung OOP (Object Oriented
Programming). Tujuan utama pembuatan C++ adalah untuk meningkatkan
produktivitas pemrogram dalam membuat aplikasi. Kebanyakan pakar setuju
bahwa OOP dan C++ mampu mengurangi kompleksitas terutama program yang
terdiri dari 10.000 baris lebih, bahkan dapat meningkatkan produktivitas 2x lipat
dari C, Pascal dan Basic.

Jumat, 04 November 2011

Pernyataan Logika / Penyeleksian Kondisi / Rumus IF - Turbo Pascal 7

Tingkat 1 _________________________________

If (Syarat) Then
(yang dilakukan saat syarat terpenuhi);

Keterangan :
Pernyataan Logika yang jika syaratnya terpenuhi, akan dikerjakan satu perintah. Jika syarat tidak terpenuhi, tidak dikerjakan sesuatu.

Contoh :

If A:=10 Then
WriteLn('Selamat. Anda benar.');


Tingkat 2 _________________________________

If (Syarat) Then
(yang dilakukan saat syarat terpenuhi)
Else
(yang dilakukan saat syarat tidak terpenuhi);

Keterangan :
Pernyataan Logika yang jika syaratnya terpenuhi, akan dikerjakan satu perintah. Jika syarat tidak terpenuhi, akan dikerjakan satu perintah lainnya.

Contoh :

If A:=10 Then
WriteLn('Selamat. Anda benar.')
Else
WriteLn('Anda belum beruntung.');


Tingkat 3 _________________________________

If (Syarat) Then
Begin
(yang dilakukan saat syarat terpenuhi);
(...);
End
Else
(yang dilakukan saat syarat tidak terpenuhi);

Keterangan :
Pernyataan Logika yang jika syaratnya terpenuhi, akan dikerjakan beberapa perintah. Jika syarat tidak terpenuhi, akan dikerjakan satu perintah lainnya.

Contoh :



If B<>0 Then
Begin
H:=A/B;
WriteLn;
WriteLn('Harga H = ',H:13:2);
End
Else
WriteLn('Harga H Imajiner.');


Tingkat 4 _________________________________

If (Syarat) Then
Begin
(yang dilakukan saat syarat terpenuhi);
(...);
End
Else
Begin
(yang dilakukan saat syarat tidak terpenuhi);
(...);
End;

Keterangan :
Pernyataan Logika yang jika syaratnya terpenuhi, akan dikerjakan beberapa perintah. Jika syarat tidak terpenuhi, akan dikerjakan beberapa perintah lainnya.

Contoh :



If B<>0 Then
Begin
H:=A/B;
WriteLn;
WriteLn('Harga H = ',H:13:2);
End
Else
Begin
WriteLn;
WriteLn('Harga H Imajiner.');
WriteLn('Harga B tidak boleh NOL.');
WriteLn('Silahkan coba lagi.');
End;


Tingkat 5.A _________________________________

If (Syarat1) Or (Syarat2) Then
Begin
(yang dilakukan saat salah satu syarat terpenuhi);
(...);
End
Else
Begin
(yang dilakukan saat kedua syarat tidak terpenuhi);
(...);
End;

Keterangan :
Pernyataan Logika yang jika salah satu syaratnya terpenuhi, akan dikerjakan beberapa perintah. Jika kedua syarat tidak terpenuhi, akan dikerjakan beberapa perintah lainnya.

Contoh :



If (B<0) Or (C=0) Then Begin WriteLn; WriteLn('Harga H Imajiner.'); WriteLn('Harga B tidak boleh kurang dari NOL dan.'); WriteLn('Harga C tidak boleh NOL.'); End Else Begin H:=SQRT(B)/C; WriteLn; WriteLn('Harga H = ',H:13:2); End; Tingkat 5.B _________________________________ If (Syarat1) And (Syarat2) Then Begin (yang dilakukan saat Kedua syarat terpenuhi); (...); End Else Begin (yang dilakukan saat salah satu / kedua syarat tidak terpenuhi); (...); End; Keterangan : Pernyataan Logika yang jika kedua syaratnya terpenuhi, akan dikerjakan beberapa perintah. Jika salah satu syarat tidak terpenuhi, akan dikerjakan beberapa perintah lainnya. Contoh : If (B>=0) And (C<>0) Then
Begin
H:=SQRT(B)/C;
WriteLn;
WriteLn('Harga H = ',H:13:2);
End
Else
Begin
WriteLn;
WriteLn('Harga H Imajiner.');
WriteLn('Harga B tidak boleh kurang dari NOL dan.');
WriteLn('Harga C tidak boleh NOL.');
End;

Tingkat 5.C* _________________________________

Rumus Umum, sama seperti Tingkat 5.A

Keterangan :
Pernyataan Logika yang memadukan model-model di atas. Hasil yang diperoleh dari pernyataan seperti ini akan menampilkan hasil yang lebih akurat dan efisien.

Contoh :



If (B<0) Or (C=0) Then Begin WriteLn; If B<0 Then WriteLn('Harga B tidak boleh kurang dari NOL.'); If C=0 Then WriteLn('Harga C tidak boleh NOL.'); WriteLn('Harga H Imajiner.'); End Else Begin H:=SQRT(B)/C; WriteLn; WriteLn('Harga H = ',H:13:2); End; Tingkat 5.D* _________________________________ Rumus Umum, sama seperti Tingkat 5.B Keterangan : Pernyataan Logika yang memadukan model-model di atas. Hasil yang diperoleh dari pernyataan seperti ini akan menampilkan hasil yang lebih akurat dan efisien. Contoh : If (B>=0) And (C<>0) Then
Begin
H:=SQRT(B)/C;
WriteLn;
WriteLn('Harga H = ',H:13:2);
End
Else
Begin
WriteLn;
If B<0 Then
WriteLn('Harga B tidak boleh kurang dari NOL.');
If C=0 Then
WriteLn('Harga C tidak boleh NOL.');
WriteLn('Harga H Imajiner.');
End;

Minggu, 30 Oktober 2011

Pengertian Struktur Data

Struktur data adalah cara menyimpan atau merepresentasikan data didalam komputer agar bisa dipakai secara efisien. Sedangkan data adalah representasi dari fakta dunia nyata. Fakta atau keterangan tentang kenyataan yang disimpan, direkam atau direpresentasikan dalam bentuk tulisan, suara, gambar, sinyal atau simbol.

Secara garis besar type data dapat dikategorikan menjadi:
Type data sederhana.

* Type data sederhana tunggal, misalnya Integer, real, boolean dan karakter.
* Type data sederhana majemuk, misalnyaString

Struktur Data, meliputi:

* Struktur data sederhana, misalnya array dan record.
* Struktur data majemuk, yang terdiri dari:

Linier : Stack, Queue, sertaList dan Multilist
Non Linier : Pohon Biner dan Graph

Pemakaian struktur data yang tepat didalam proses pemrograman akan menghasilkan algoritma yang lebih jelas dan tepat, sehingga menjadikan program secara keseluruhan lebih efisien dan sederhana.
Struktur data yang standar yang biasanya digunakan dibidang informatika adalah:
* List linier (Linked List) dan variasinya
* Multilist
* Stack (Tumpukan)
* Queue (Antrian)
* Tree ( Pohon)
* Graph ( Graf )

REVIEW RECORD (REKAMAN)
Disusun oleh satu atau lebih field. Tiap field menyimpan data dari tipe dasar tertentu atau dari tipe bentukan lain yang sudah didefinisikan sebelumnya. Nama rekaman ditentukan oleh pemrogram.

Rekaman disebut juga tipe terstruktur.

Minggu, 23 Oktober 2011

Apa itu Array ?

Array merupakan sekumpulan nilai data yang “dikelompokkan” dalam sebuah variabel. Array
digunakan bila ada beberapa nilai data yang tipe datanya sama dan akan mendapat perlakuan yang sama pula. Misalnya, ada 10 nilai data dengan tipe string dan akan diolah dengan cara yang sama, maka akan lebih mudah jika menggunakan sebuah array dibandingkan bila menggunakan 10 variabel yang berbeda. Setiap nilai data di dalam sebuah array disebut elemen array dan masing-masing dibedakan dengan nomer indeksnya.
Menggunakan Array
Sebuah array dideklarasikan dengan cara yang sama dengan variabel, yaitu menggunakan perintah Dim, kemudian diikuti dengan tanda kurung dan jumlah
Dim nama_array(jumlah_elemen - 1) As tipe_data
Contoh :
Dim NamaSiswa(99) As String 􀃆 array NamaSiswa akan mempunyai elemen sebanyak 100 dengan
nomer indeks mulai dari 0 s/d 99.
Selanjutnya untuk mengisi nilai data ke dalam array :
nama_array(no_indeks) = nilai_data
Contoh :
NamaSiswa(0) = “umar”
Namasiswa(1) = “fatimah”
Untuk “mengosongkan” nilai data, bisa menggunakan struktur kontrol For…Next :
For i = 0 To 99
NamaSiswa(i) = “”
Next i
Lebih mudah bukan ?
Catatan :
􀂃 Agar nomer indeks array dimulai dari 1 (bukan 0), bisa menggunakan perintah Option Base 1
sebelum perintah Dim-nya, contoh :
Option Base 1
Dim NamaSiswa(100) As String
􀂃 Atau bisa juga menggunakan kata To di dalam penentuan jumlah elemen array, contoh :
Dim NamaSiswa(1 To 100) As String
􀂃 Untuk mengetahui berapa jumlah elemen di dalam sebuah array, bisa menggunakan perintah
Ubound(nama_array), contoh :
Dim NamaSiswa(1 To 100) As String
Dim JmlElemen As Integer
JmlElemen = Ubound(NamaSiswa) 􀃆 hasilnya = 100
􀂃 Bila jumlah elemen array yang dibutuhkan tidak diketahui atau ingin bisa diubah-ubah, maka
bagian jumlah_elemen pada perintah Dim tidak perlu diisi, contoh :
Dim NamaSiswa() As String
Teknik ini biasa disebut sebagai array dinamis, biasanya untuk mengisi data yang berkembang terus, dan
belum bisa ditentukan di awal jumlah elemennya.
􀂃 Untuk mengubah jumlah elemen array digunakan perintah Redim :
Redim [Preserve] nama_array(jumlah_elemen)
Contoh :
Redim NamaSiswa(1 To 150) 􀃆 jumlah elemen array NamaSiswa menjadi 150 dengan
nomer indeks dari 1 s/d 150.

Mengenal Struktur Kontrol

Struktur kontrol di dalam bahasa pemrograman adalah perintah dengan bentuk (struktur) tertentu yang
digunakan untuk mengatur (mengontrol) jalannya program.
Visual Basic 6 mengenal dua jenis struktur kontrol, yaitu :
1. Struktur kontrol keputusan - digunakan untuk memutuskan kode program mana yang akan
dikerjakan berdasarkan suatu kondisi. Akan dibahas pada bab ini.
2. Struktur kontrol pengulangan - digunakan untuk melakukan pengulangan kode program. Akan
dibahas pada bab selanjutnya.

Ada dua bentuk struktur kontrol keputusan, yaitu :
1. Struktur IF…THEN. Akan dibahas pada bab ini.
2. Struktur SELECT…CASE. Akan dibahas pada bab selanjutnya.

Bentuk penulisan (syntax) struktur IF…THEN :
1. IF THEN
Bila bernilai True maka akan dikerjakan.
2. IF THEN

ELSE

END IF
Bila bernilai True maka akan dikerjakan, tetapi bila
bernilai False maka yang akan dikerjakan.

Bentuk penulisan (syntax) struktur SELECT…CASE :
SELECT CASE
CASE

CASE

CASE

[CASE ELSE
]
END SELECT

Bila sesuai dengan maka akan dikerjakan, dst. Tetapi bila tidak ada yang sesuai dengan s/d maka yang akan dikerjakan.


Bentuk penulisan (syntax) struktur For…Next :
FOR = TO [STEP ]

NEXT
􀂃 adalah variabel (tipe: integer) yang digunakan untuk menyimpan angka pengulangan.
􀂃 adalah nilai awal dari .
􀂃 adalah nilai akhir dari .
􀂃 adalah perubahan nilai setiap pengulangan. Sifatnya optional (boleh ditulis
ataupun tidak). Bila tidak ditulis maka nilai adalah 1.



Bentuk penulisan (syntax) struktur Do…Loop :

1. DO WHILE

LOOP
akan diulang selama bernilai TRUE. Pengulangan berhenti bila
sudah bernilai FALSE.

2. DO UNTIL

LOOP
akan diulang sampai bernilai TRUE. Pengulangan berhenti bila
sudah bernilai TRUE.

Mengenal Data dan Variabel

Ketika seorang user (pengguna) menggunakan sebuah program komputer, seringkali komputer
memintanya untuk memberikan informasi. Informasi ini kemudian disimpan atau diolah oleh komputer.Informasi inilah yang disebut dengan DATA.
Visual Basic 6 mengenal beberapa type data, antara lain :
􀂃 String adalah type data untuk teks (huruf, angka dan tanda baca).
􀂃 Integer adalah type data untuk angka bulat.
􀂃 Single adalah type data untuk angka pecahan.
􀂃 Currency adalah type data untuk angka mata uang.
􀂃 Date adalah type data untuk tanggal dan jam.
􀂃 Boolean adalah type data yang bernilai TRUE atau FALSE.

Data yang disimpan di dalam memory komputer membutuhkan sebuah wadah. Wadah inilah yang
disebut dengan VARIABEL. Setiap variabel untuk menyimpan data dengan type tertentu membutuhkan
alokasi jumlah memory (byte) yang berbeda.
Variabel dibuat melalui penulisan deklarasi variabel di dalam kode program :
Dim As
Contoh : Dim nama_user As String

Aturan di dalam penamaan variabel :
􀂃 Harus diawali dengan huruf.
􀂃 Tidak boleh menggunakan spasi. Spasi bisa diganti dengan karakter underscore (_).
􀂃 Tidak boleh menggunakan karakter-karakter khusus (seperti : +, -, *, /, <, >, dll).
􀂃 Tidak boleh menggunakan kata-kata kunci yang sudah dikenal oleh VB(seperti : dim, as,string, integer, dll).Sebuah variabel hanya dapat menyimpan satu nilai data sesuai dengan type datanya.
Cara mengisi nilai data ke dalam sebuah variabel :
=
Contoh : nama_user = “krisna”
Untuk type data tertentu nilai_data harus diapit tanda pembatas. Type data string dibatasi tanda petikganda : “nilai_data”. Type data date dibatasi tanda pagar : #nilai_data#. Type data lainnya tidak perlu tanda pembatas.
Sebuah variabel mempunyai ruang-lingkup (scope) dan waktu-hidup (lifetime) :
􀂃 Variabel global adalah variabel yang dapat dikenali oleh seluruh bagian program. Nilai data yang
tersimpan didalamnya akan hidup terus selama program berjalan.
􀂃 Variabel lokal adalah variabel yang hanya dikenali oleh satu bagian program saja. Nilai data yang
tersimpan didalamnya hanya hidup selama bagian program tersebut dijalankan.
Variabel yang nilai datanya bersifat tetap dan tidak bisa diubah disebut KONSTANTA. Penulisan
deklarasi konstanta di dalam kode program :
Const As =
Contoh : Const tgl_gajian As Date = #25/09/2003#

Memahami Istilah Object, Property, Method dan Event

Dalam pemrograman berbasis obyek (OOP), anda perlu memahami istilah object, property, method dan event sebagai berikut :
Object : komponen di dalam sebuah program
Property : karakteristik yang dimiliki object
Method : aksi yang dapat dilakukan oleh object
Event : kejadian yang dapat dialami oleh object
Object : Mobil
Property :
Merek: Toyota, Type: sedan Warna: merah
Method :
Maju,Mundur,Berhenti
Event :
Pintu dibuka, Ditabrak, Didorong
Object : Form
Property :
BackColor, BorderStyle, Caption
Method :
Hide,Move,Show
Event :
Click, Load, Resize

Mengenal Integrated Development Environment (IDE) VB 6

Aktifkan VB 6 melalui tombol Start > Programs > Microsoft Visual Studio 6.0 > Microsoft VB 6.0
􀁘 Menubar
􀁙 Toolbar
􀁚 Toolbox
Bila Toolbox tidak muncul klik tombol Toolbox ( ) pada bagian Toolbar atau klik menu
View > Toolbox.
􀁛 Jendela Form
Bila Jendela Form tidak muncul klik tombol View Object ( ) pada bagian Project Explorer atau
klik menu View > Object.
􀁜 Jendela Code
Bila Jendela Code tidak muncul klik tombol View Code ( ) di pada bagian Project Explorer atau
klik menu View > Code.
􀁝 Project Explorer
Bila Project Explorer tidak muncul klik tombol Project Explorer ( ) pada bagian
Toolbar atau klik menu View > Project Explorer.
􀁞 Jendela Properties
Bila Jendela Properties tidak muncul klik tombol Properties Window ( ) pada bagian Toolbar
atau klik menu View > Properties Window.

Mengenal Visual Basic (VB)

Visual Basic adalah salah satu bahasa pemrograman komputer. Bahasa pemrograman adalah perintahperintah yang dimengerti oleh komputer untuk melakukan tugas-tugas tertentu. Bahasa pemrograman Visual Basic, yang dikembangkan oleh Microsoft sejak tahun 1991, merupakan pengembangan dari pendahulunya yaitu bahasa pemrograman BASIC (Beginner’s All-purpose Symbolic Instruction Code) yang dikembangkan pada era 1950-an. Visual Basic merupakan salah satu Development Tool yaitu alat bantu untuk membuat berbagai macam program komputer, khususnya yang menggunakan sistem operasi Windows. Visual Basic merupakan salah satu bahasa pemrograman komputer yang mendukung object (Object Oriented Programming = OOP).

Dasar Program Pascal

Unsur-unsur Pemrograman
a. Mendapatkan data dengan membaca data dari default input (key board, file atau sumber data lainnya).
b. Menyimpan data ke dalam memori dengan struktur data yang sesuai,
c. Memproses data dengan instruksi yang tepat.
d. Menyajikan atau mengirimkan hasil olahan data ke default output (monitor, file atau tujuan lainnya).

Nama yang dipergunakan du dalam program Pascal disebut dengan pengenal atau Identifier. Identifier digunakan untuk nama: Program, Sub-program (procedure dan function), nama: Variable, Constant, Type, Label.
Nama-nama ini digunakan untuk pemakaian dan pemanggilan dalam program. Ketentuan penulisan identifier
a. Nama identifier harus dimulai dengan karakter huruf alfabet: a sampai z, A sampai Z atau karakter ‘_’ (underscore – garis bawah)
b. Karakter berikutnya boleh karakter numerik (0 .. 9) atau kombinasi alphanumerik (huruf-numerik).
c. Panjang nama, pada berbagai versi Pascal umumnya antara 32 – 63.
d. Tidak boleh menggunakan karakter istimewa: + – * / | \ = < > [ ] . , ; : ( ) ^ @ { } $ # ~ ! % & ` ” ‘ dan ? Contoh penulisan:
Penulisan yang benar: NamaMahasiswa, Gaji_Karyawan, PX4, dll.
Penulisan yang salah: 3X, A & B, C Z dll.

Variable adalah identifier yang berisi data yang dapat berubah-ubah nilainya di dalam program. Deklarasi Variable adalah :
a. Memberikan nama variabel sebagai identitas pengenal
b. Menentukan tipe data variabel
Contoh deklarasi variabel: var X : integer;
R : real;
C : char;
T : boolean;
Konstanta adalah identifier yang berisi data yang nilainya tidak berubah di dalam program.
Deklarasi Konstanta adalah:
a. Memberikan nama konstanta sebagai identitas pengenal
b. Menentukan nilai konstanta
Contoh deklarasi konstanta: conts MaxSize = 100; {integer}
ExitC = ‘Q’; {char}

Reserved Words atau kata-kata cadangan pada Pascal adalah kata-kata yang sudah didefinisikan oleh Pascal yang mempunyai maksdu tertentu.Suatu Unit adalah kumpulan dari konstanta, tipe-tipe data, variabel, prosedur dan fungsi-fungsi. Unit standar pada Pascal yang bisa langsung digunakan adalah System, Crt, Printer Dos dan Graph. Untuk menggunakan suatu unit, maka kita harus meletakkan clausa atau anak kalimat Uses di awal blok program, diikuti oleh daftar nama unit yang digunakan. Pada materi ini yang akan dibahas adalah unit Crt. Unit ini digunakan untuk memanipulasi layar teks (windowing, peletakan cursor di layar, Color pada teks, kode extended keyboard dan lain sebagainya.



Beberapa Statemen Turbo Pascal

Statemen adalah perintah untuk pengerjaan program pascal.
Statemen terletak di bagian deklarasi statemen dengan diawali oleh kata cadangan BEGIN dan diakhiri dengan kata cadangan END. Akhir dari setiap statemen diakhiri dengan titik koma [;].
Statemen statemen dalam bahasa Pascal terdiri dari pernyataan yang berupa fungsi dan prosedur yang telah disediakan sebagai perintah standar Turbo Pascal.

1. Statemen-statemen yang digunakan untuk input/output.

# Read/Readln [prosedur].

Perintah ini digunakan untuk memasukkan [input] data lewat keyboard ke

dalam suatu variabel.

Sintaks: Read/Readln(x); (ingat, selalu diakhiri dengan titik koma [;])

Keterangan : x = variabel.

Read = pada statemen ini posisi kursor tidak

pindah ke baris selanjutnya.

Readln = pada statemen ini posisi kursor akan

pindah ke baris selanjutnya setelah di

input.

# Write/Writeln [prosedur].

Digunakan untuk menampilkan isi dari suatu nilai variable di

layar.

Sintaks: Write/Writeln(x);

Keterangan : x = variabel.

Write/Writeln= statement ini digunakan untuk mencetak variable ke dalam monitor

2. Statemen-statemen yang digunakan untuk pengaturan letak layar.

# ClrScr [prosedur].

Perintah ini digunakan untuk membersihkan layar.

sintaks: ClrScr; 􀃆[Clear screen]

Tipe Data dan Operator

Tipe Data menunjukkan suatu nilai yang dpat digunakan oleh sutu variable yang bersangkutan.
Tipe Data dalam Pascal :
1. Tipe Data Sederhana, terdiri dari :
a. Tipe data standar :
– integer : merupakan tipe data berupa bilangan bulat
- real : merupakan jenis bilangan pecahan
– char : merupakan karakter yg ditulis diantara tanda petik tunggal. Ex : ‘A’, ‘a’, ’5′ dll
– string : merupakan urut-urutan dari karakter yang terletak di antara tanda petik tunggal.
– boolean : merupakan tipe data logika, yang berisi dua kemungkinan nilai: TRUE atau FALSE .
b. Tipe data didefinisikan pemakai
2. Tipe Data Terstruktur, terdiri dari :
a. Array
b. Record
c. File
d. Set
3. Tipe Data PointerOperator
Tanda operasi (operator) di dalam bahasa Pascal di kelompokkan dalam :
1. Assignment operator (operator pengerjaan) menggunakan simbol titik dua diikuti oleh tanda sama dengan (:=). Contoh –> A:=B;

2. Binary operator digunakan untuk mengoperasikan dua buah operand yang berbentuk konstanta ataupun variable. Operator ini digunakan untuk operasi arithmatika yang berhubungan dgn nilai tipe data Integer dan Real. Operasi yang dilakukan adalah : Pertambahan (+), Pengurangan (-), Perkalian (*), Pembagian Bulat (DIV), Pembagian Real (/) dan Modulus atau Sisa Pembagian (MOD)

3. Unary operator, operator ini menggunakan sebuah operand saja dapat berupa unary minus dan unary plus. Contoh : +2.5, a+(+b) dll

4. Bitwise operator digunakan untuk operasi bit per bit pada nilai integer.
Operator yang digunakan (NOT, AND, OR, XOR, Shl, Shr

Minggu, 16 Oktober 2011

PEMROGRAMAN PASCAL

KOMPUTER DAN BAHASA PEMROGRAMAN
Komputer adalah suatu mesin yang melakukan tugas yang sederhana berdasar instruksi-instruksi tertentu. Karena tugas ini dapat dilakukan dengan kecepatan dan ketelitian yang sangat tinggi menjadikan komputer sebagai peralatan yang sangat berguna. Namun demikian untuk dapat menggunakan komputer tersebut sebenarnya sangat sulit, dikarenakan perintah-perintah yang digunakan (perintah-perintah ini disebut program) harus berupa kode-kode biner (yaitu 1 dan 0), hal ini karena komputer menggunakan bahasa mesin sebagai bahasa dasar, yang didalamnya merupakan penggabungan dari karakter 0 dan 1.
Saat ini kita dapat berkomunikasi dengan komputer menggunakan bahasa yang kita mengerti. Hal ini dapat dilakukan karena para ahli telah berhasil membuat kamus yang disebut dengan bahasa pemrograman yang akan menterjemahkan bahasa yang kita buat menjadi bahasa mesin. Kamus ini disebut dengan kompiler. Proses penterjemahan bahasa manusia ke bahasa mesin disebut dengan kompilasi. Adapun bahasa-bahasa pemrograman antara lain:
FORTRAN(1950)
BASIC(1960)
Lisp(1950)
Prolog(1970)
Ada(1970)
SmallTalk(1970)
Pascal(1970)
C(1970)
C++(1980)









PEMROGRAMAN BAHASA PASCAL
Bahasa Pascal dirancang oleh Niclaus Wirth pada tahun 1970. Turbo Pascal merupakan salah satu versi bahasa pascal yang dikembangkan oleh Borland International. Bahasa Pascal merupakan bahasa tingkat tinggi (High Level Languange) yaitu bahasa pemrograman yang mudah dipahami oleh manusia. Pascal merupakan pemrograman terstruktur yang tersusun atas sejumlah blok. Blok-blok yang kecil selanjutnya dapat dapat dipakai untuk membuat blok yang lebih besar. Blok ini lebih dikenal dengan sebutan subprogram, yang dibedakan atas prosedur dan fungsi.

Judul program,Bagian Pernyataan/Terproses,Bagian deklarasi

1. Judul program
Judul program ini digunakan untuk memberi nama program dan sifatnya
optional. Jika ditulis harus terletak pada awal dari program dan diakhiri dengan titik
koma (;).
Contoh penulisan judul program :
PROGRAM latihan;
PROGRAM latihan(input,output);
PROGRAM lat_1;
PROGRAM lat_satu(output);

2.Bagian Pernyataan/Terproses
Bagian ini adalah bagian yang akan terproses dan terdapat dalam suatu blok yang
diawali dengan BEGIN dan diakhiri dengan END (penulisan END diikuti dengan
tanda titik).
Bagian ini berisi pernyataan / statamen yang merupakan instruksi program.
Setiap statemen diakhiri dengan tanda titik koma (;).
Bentuk umumnya adalah sbb :
BEGIN
...
statemen;
statemen;
...
END.

3. Bagian deklarasi
Bagian ini menjelaskan / memperkenalkan secara rinci semua data yang akan
digunakan pada suatu program. Dalam penulisannya tidak boleh sama dengan kata-kata
cadangan (reserved words) dan selalu diakhiri dengan titik koma (;).
a.Deklarasi label
Deklarasi label digunakan Jika pada penulisan program akan menggunakan
statemen GOTO (untuk meloncat ke suatu statement tertentu).
Contoh :
PROGRAM cetak;
LABEL satu,akhir;
BEGIN
WRITELN('UNIVERSITAS');
GOTO SATU;
WRITELN('SERANG');
satu:
WRITELN('RAYA');
GOTO akhir;
akhir:
END.
Bila program di atas dijalankan, output sbb :
UNIVERSITAS
SERANG
RAYA


b.Deklarasi konstanta
Deklarasi ini digunakan untuk mengidentifikasikan data yang nilainya
sudah ditentukan dan pasti, tidak dapat dirubah dalam program.
Contoh :
PROGRAM CETAK_2(OUTPUT);
CONST a = 50; (* selalu menggunakan tanda = *)
b = 'INDONESIA Merdeka';
BEGIN
WRITELN(a,' TAHUN ');
WRITELN(b);
END.
Bila program dijalankan, output sbb :
50 tahun
INDONESIA Merdeka
c.Deklarasi tipe
Deklarasi ini digunakan untuk menyebutkan tipe setiap data yang akan
digunakan pada program Pascal. Tipe data menentukan jangkauan nilai yang mungkin
dari data yang digunakan
Contoh :
PROGRAM SATU;
TYPE bulat = INTEGER; { selalu menggunakan = }
hasil,pecahan = REAL;
ket = STRING[20];
BEGIN
pecahan := 2.52;
bulat := 2;
hasil := pecahan + bulat;
ket := 'hasil penjumlahan = ';
WRITE(ket,hasil:4:2);
END.
Output program, sbb : hasil penjumlahan = 4.52
d.Deklarasi variabel/perubah
Deklarasi ini berisi data-data yang bisa berubah-ubah nilainya di dalam program.
Deklarasi variabel harus di letakkan setelah deklarasi tipe (jika ada).
Contoh :
VAR satu : INTEGER;
dua : INTEGER;
a : REAL;
b : REAL; { selalu menggunakan : }
BEGIN
satu := 5;
dua := 4;
a := 2.3;
b := 5+4*2.3; { hasil real }
WRITE('hasil = ',b:4:1);
END.
Output program : hasil = 14.2
Program diatas bisa ditulis sbb :
VAR satu,dua : INTEGER;
a,b : REAL;
BEGIN
...
statement;
...
END.
Contoh jika terdapat deklarasi tipe :
TYPE
bilangan = integer;
VAR
satu,dua,a : bilangan;
b : real;
BEGIN
...
statement;
...
END.
e.Deklarasi prosedur dan Fungsi
Program dapat dibagi menjadi beberapa bagian/subprogram, yang terdiri
dari satu program utama dan satu / lebih program bagian (bisa berupa prosedur /
fungsi). Deklarasi prosedure/ fungsi terletak pada subprogram yang menggunakannya.

Struktur Program Pascal

Secara ringkas, struktur suatu program Pascal dapat terdiri dari :
1. Judul Program
2. Tubuh Program
Tubuh program dibagi menjadi dua bagian utama :
a. Bagian deklarasi
- deklarasi label
- deklarasi konstanta
- deklarasi tipe
- deklarasi variabel/perubah
- deklarasi prosedur
- deklarasi fungsi
b. Bagian Pernyataan/Terproses
Cat : baris-baris komentar untuk memperjelas program diletakkan diantara tanda (*
dan *) atau { dan } .

Menu dalam Pascal

a. File (Alt-F)
Load / Pick : untuk mengambil program yang sudah ada di disk kerja.
New : untuk membuat program baru.
Save : untuk menyimpan program.
Write to : untuk merekam program ke suatu file.
Directory : untuk menampilkan directory.
Change dir : untuk mengganti direktory yang aktif.
OS Shell : untuk menjalankan perintah-printah DOS
Quit : mengakhiri turbo Pascal dan kembali keprompt DOS
b. Edit (Alt-E)
Digunakan untuk keperluan memperbaiki program.
c. Run (Alt-R)
Digunakan untuk menjalankan program yang ada dijendela edit.
d. Compile (Alt-C)
Digunakan untuk mengkompilasi program.
Destination Memory (disimpan di memory).
Destination Disk (disimpan di disk dengan ext .EXE).
e. Options (Alt-O)
Digunakan untuk mengatur/menentukan kembali bagaimana F1-help, F2-Save
F3-new file, F4-import data, F9-expand, F10-contract dan Esc-exit integrated environment
bekerja.
f. Debug dan Break/Watch (Alt-D & Alt-B)
Digunakan untuk melacak program.mengaktifkan Debug & Break/Watch.
**Cat : tekan Esc untuk meninggalkan menu.

Jumat, 14 Oktober 2011

Materi Bahasa C++

BAB 1 -2
download gan
BAB 3
download gan
BAB 4 - 5
download gan
BAB 6
download gan
BAB 7 - 8
download gan
BAB 9 - 10
download gan
BAB 11
download gan
BAB 12
download gan

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More